Apr 24, 2018 - 07:56 AM

AGRI 1914.314 | 0.450 (%)BASIC-IND 394.440 | 0.099 (%)BISNIS-27 404.654 | 0.787 (%)COMPOSITE 4802.768 | 0.453 (%)CONSUMER 2152.286 | -0.219 (%)DBX 686.416 | 0.332 (%)FINANCE 690.517 | 0.867 (%)IDX30 423.159 | 0.668 (%)INFOBANK15 525.109 | 0.995 (%)INFRASTRUC 1007.896 | 0.879 (%)ISSI 153.491 | 0.396 (%)JII 638.351 | 0.652 (%)KOMPAS100 1031.121 | 0.625 (%)LQ45 816.484 | 0.678 (%)MANUFACTUR 1196.687 | 0.046 (%)MBX 1378.337 | 0.470 (%)MINING 1002.466 | 0.508 (%)MISC-IND 1169.905 | 0.564 (%)MNC36 256.884 | 0.709 (%)PEFINDO25 419.722 | 0.943 (%)AUD-IDR 9824.8900 | 0.000 | 0.000%AUD-IDR 9826.2400 | 0.000 | 0.000%AUD-IDR 9823.5400 | -2.700 | -0.027%AUD-IDR 9822.1900 | -4.050 | -0.041%AUD-IDR 9820.8400 | -5.400 | -0.055%AUD-IDR 9819.4900 | -6.750 | -0.069%AUD-IDR 9819.4900 | -6.750 | -0.069%AUD-IDR 9822.1900 | -4.050 | -0.041%AUD-IDR 9818.1400 | -8.100 | -0.082%AUD-IDR 9818.1400 | -8.100 | -0.082%AUD-IDR 9816.7800 | -9.460 | -0.096%AUD-IDR 9814.0800 | -12.160 | -0.124%AUD-IDR 9811.3800 | -14.860 | -0.151%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9808.6800 | -17.560 | -0.179%AUD-IDR 9810.0300 | -16.210 | -0.165%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9811.3800 | -14.860 | -0.151%

Bank hati-hati salurkan kredit ke multifinance, ini kata Asosiasi Pembiayaan

Posted : 2018-04-17 10:01:45


Ilustrasi


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa perbankan semakin berhati-hati menyalurkan pinjaman kredit kepada perusahaan multifinance. Namun, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menyebut, hal itu belum berdampak pada industri.

Ketua APPI Suwandi Wiratno mengakui, bisa jadi memang perbankan hati-hati sebab kasus sebelumnya yang terjadi di industri multifinance seperti Arjuna Finance maupun Bima Finance. Kendati beberapa perbankan kembali tidak jor-joran salurkan kredit, tapi belum menghambat pertumbuhan industri.

Seperti misalnya dikutip dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), piutang pembiayaan dari pelaku multifinance mencapai angka Rp 420,4 triliun sampai Februari 2018. Jumlah ini meningkat 7,7% dari pencapaian periode yang sama di tahun lalu 2017 yang sebesar Rp 390,3 triliun. Adapun APPI memproyeksikan bisnis multifinance tahun ini bisa tumbuh di kisaran 7%-10%.

Meskipun demikian, Suwandi menyarankan kepada perusahaan multifinance untuk tetap menjaga kepercayaan dari pihak perbankan. Misalnya, tata kelola perusahaan yang baik juga transparansi jika terjadi suatu masalah kepada semua stakeholder dan juga mitra perbankan.

Di samping itu, terkait gencarnya perusahaan multifinance menerbitkan medium term notes (MTN) saat ini memang jadi salah satu alternatif pendanaan selain bersumber dari perbankan.

"Sumber pendanaan kan bisa dari mana saja, termasuk MTN dan tidak hanya dari bank. Kalau bank takut dan hati-hati kan masih ada alternatif sumber lain," kata Suwandi kepada Kontan.co.id, Senin (16/4).

Sekedar tahu, mengutip catatan Kontan.co.id, saat ini tak hanya bank besar yang banyak menyalurkan kredit ke multifinance tapi bank kecil juga. Namun, seiring dengan risiko kredit yang meningkat di sektor ini terutama pada tahun lalu, beberapa bank mengurangi portofolio kredit multifinance. Seperti misalnya bank MNC dan Bank Dinar. Lalu ada juga beberapa bank lain seperti Bank Bukopin dan Bank Ina Perdana.

MARKET INFO

Selengkapnya

EDUCATION

Selengkapnya

HOW TO JOIN

Selengkapnya

   Disclaimer | Copyright © 2015 Trust Sekuritas
Best viewed on :
Google Chrome 20+
Mozilla Firefox 4+
Internet Explorer 8+
With resolution 1366 x 768