Jul 16, 2018 - 02:34 AM

AGRI 1914.314 | 0.450 (%)BASIC-IND 394.440 | 0.099 (%)BISNIS-27 404.654 | 0.787 (%)COMPOSITE 4802.768 | 0.453 (%)CONSUMER 2152.286 | -0.219 (%)DBX 686.416 | 0.332 (%)FINANCE 690.517 | 0.867 (%)IDX30 423.159 | 0.668 (%)INFOBANK15 525.109 | 0.995 (%)INFRASTRUC 1007.896 | 0.879 (%)ISSI 153.491 | 0.396 (%)JII 638.351 | 0.652 (%)KOMPAS100 1031.121 | 0.625 (%)LQ45 816.484 | 0.678 (%)MANUFACTUR 1196.687 | 0.046 (%)MBX 1378.337 | 0.470 (%)MINING 1002.466 | 0.508 (%)MISC-IND 1169.905 | 0.564 (%)MNC36 256.884 | 0.709 (%)PEFINDO25 419.722 | 0.943 (%)AUD-IDR 9824.8900 | 0.000 | 0.000%AUD-IDR 9826.2400 | 0.000 | 0.000%AUD-IDR 9823.5400 | -2.700 | -0.027%AUD-IDR 9822.1900 | -4.050 | -0.041%AUD-IDR 9820.8400 | -5.400 | -0.055%AUD-IDR 9819.4900 | -6.750 | -0.069%AUD-IDR 9819.4900 | -6.750 | -0.069%AUD-IDR 9822.1900 | -4.050 | -0.041%AUD-IDR 9818.1400 | -8.100 | -0.082%AUD-IDR 9818.1400 | -8.100 | -0.082%AUD-IDR 9816.7800 | -9.460 | -0.096%AUD-IDR 9814.0800 | -12.160 | -0.124%AUD-IDR 9811.3800 | -14.860 | -0.151%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9808.6800 | -17.560 | -0.179%AUD-IDR 9810.0300 | -16.210 | -0.165%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9811.3800 | -14.860 | -0.151%

Risiko kredit properti tinggi, ini strategi yang ditempuh bankir

Posted : 2018-07-12 10:00:11


Ilustrasi


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bankir sudah mengantisipasi risiko kredit properti. Hal ini seiring dengan rasio kredit bermasalah dari rumah susun dan ruko yang masih tinggi.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) secara industri sampai April 2018 rasio kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) kredit kepemilikan rumah (KPR) rumah susun tipe sampai 21 meter persegi (m²) sebesar 6,36%. Selain itu NPL kredit kepemilikan ruko atau rukan juga cukup tinggi sebesar 4,6%.

Sumber kontan.co.id menyebut, risiko kredit properti ini tidak hanya dilihat dari rasio kredit bermasalah atau NPL saja. Tapi memang kondisi secondary market untuk bisnis properti khususnya ruko saat ini juga cukup seret.

"Ibaratnya, ingin melakukan penjualan ruko yang sudah ada saja sulit karena pasarnya sedang lesu," kata sumber ini.

Lesunya kredit ruko dan rumah susun ini juga bisa dilihat dari indikator kredit berisiko atau loan at risk dan tingginya jumlah kredit yang direstrukturisasi.

Sayang sumber kontan.co.id belum merinci data terkait ini. Jika pada semester II-2018 kredit properti segmen ini belum tumbuh kencang, maka NPL kedua sektor bisnis properti ini diproyeksi masih akan berlanjut.

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA bilang sebelum memberikan kredit properti, bank melakukan analisa cukup dalam.

"Secara umum (di kami) tidak terlalu besar risikonya," kata Jahja kepada kontan.co.id, Rabu (11/7).

MARKET INFO

Selengkapnya

EDUCATION

Selengkapnya

HOW TO JOIN

Selengkapnya

   Disclaimer | Copyright © 2015 Trust Sekuritas
Best viewed on :
Google Chrome 20+
Mozilla Firefox 4+
Internet Explorer 8+
With resolution 1366 x 768