Jun 19, 2018 - 04:16 AM

AGRI 1914.314 | 0.450 (%)BASIC-IND 394.440 | 0.099 (%)BISNIS-27 404.654 | 0.787 (%)COMPOSITE 4802.768 | 0.453 (%)CONSUMER 2152.286 | -0.219 (%)DBX 686.416 | 0.332 (%)FINANCE 690.517 | 0.867 (%)IDX30 423.159 | 0.668 (%)INFOBANK15 525.109 | 0.995 (%)INFRASTRUC 1007.896 | 0.879 (%)ISSI 153.491 | 0.396 (%)JII 638.351 | 0.652 (%)KOMPAS100 1031.121 | 0.625 (%)LQ45 816.484 | 0.678 (%)MANUFACTUR 1196.687 | 0.046 (%)MBX 1378.337 | 0.470 (%)MINING 1002.466 | 0.508 (%)MISC-IND 1169.905 | 0.564 (%)MNC36 256.884 | 0.709 (%)PEFINDO25 419.722 | 0.943 (%)AUD-IDR 9824.8900 | 0.000 | 0.000%AUD-IDR 9826.2400 | 0.000 | 0.000%AUD-IDR 9823.5400 | -2.700 | -0.027%AUD-IDR 9822.1900 | -4.050 | -0.041%AUD-IDR 9820.8400 | -5.400 | -0.055%AUD-IDR 9819.4900 | -6.750 | -0.069%AUD-IDR 9819.4900 | -6.750 | -0.069%AUD-IDR 9822.1900 | -4.050 | -0.041%AUD-IDR 9818.1400 | -8.100 | -0.082%AUD-IDR 9818.1400 | -8.100 | -0.082%AUD-IDR 9816.7800 | -9.460 | -0.096%AUD-IDR 9814.0800 | -12.160 | -0.124%AUD-IDR 9811.3800 | -14.860 | -0.151%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9808.6800 | -17.560 | -0.179%AUD-IDR 9810.0300 | -16.210 | -0.165%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9812.7300 | -13.510 | -0.137%AUD-IDR 9811.3800 | -14.860 | -0.151%

Atur fintech, OJK akan sejalan dengan perkembangan pasar

Posted : 2018-03-13 17:01:20


Ilustrasi


KONTAN.CO.ID - NUSA DUA. Seiring bertumbuhnya industri teknologi finansial atau financial technology (fintech), maka Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merasa perlu untuk membuat regulasi yang tepat. Dengan kondisi yang ada, pendekatan dalam membuat aturan pun disebut tak bisa sembarangan.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida bilang dalam membuat aturan tentang fintech, pihaknya melakukan pendekatan market conduct di mana peraturan fintech akan dibuat sejalan dengan perkembangan pasar.

Pendekatan ini dinilai lebih cocok diterapkan ketimbang pendekatan lain semisal prudent approach. "Karena kami ingin menyesuaikan dengan karakter yang ada di Indonesia," kata dia.

Sukarela Batunanggar, Deputi Komisioner OJK Institute menambahkan, dengan perkembangan pasar yang pesat di Indonesia, maka industri fintech tak bisa di atur secara kaku. Menurutnya pasarlah yang akan menentukan model bisnis terbaik yang bisa diterapkan.

Bila aturan yang dibuat terlalu kaku, maka tak bisa mengikuti perkembangan industri itu sendiri. Sehingga regulasi yang dibuat pun malah berpotensi tak bisa diterapkan.

Makanya dia bilang aturan yang akan dibuat oleh regulator pun tidak akan terlalu detail, melainkan hanya bersifat umum.

Meski begitu, ia menyebut hal ini tak akan memperlemah sisi pengawasan terhadap fintech. "Karena lewat keharusan transparansi, nanti masyarakat akan bisa melihat mana fintech yang bagus dan yang tidak," ungkapnya.

MARKET INFO

Selengkapnya

EDUCATION

Selengkapnya

HOW TO JOIN

Selengkapnya

   Disclaimer | Copyright © 2015 Trust Sekuritas
Best viewed on :
Google Chrome 20+
Mozilla Firefox 4+
Internet Explorer 8+
With resolution 1366 x 768